Pasokan Air Kedung Ombo Untuk Pati Dihentikan

Posted on 25 Juni 2010 oleh

4


Pasokan air dari Waduk Kedung Ombo untuk kegiatan pertanian di wilayah eks Karesidenan Pati, Demak, dan Grobogan, akan dihentikan terhitung mulai 1 Agustus mendatang.

Penghentian pasokan air ini, diberlakukan pada musim tanam tahun ini, hingga memasuki musim tanam I tahun 2010/2011 mendatang. Hal ini disampaikan Koordinator Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) Sistem Kedungombo, Kaspono, kemarin (24/6).
”Keputusan penghentian pasokan air tersebut, berdasarkan kesepakatan bersama antarpengurus P3A Sistem Waduk Kedung Ombo,” katanya.

Alasan utama yang dipakai untuk memberlakukan penghentian tersebut, jelasnya, berdasarkan hasil analisa di lapangan. Bahwa, sebagian besar usia tanaman padi petani sudah mendekati usia panen. ”Dan diperkirakan tanaman tersebut akan mampu bertahan hingga masa panen tiba,” ujarnya.

Waduk Kedung Ombo

Meskipun saat ini cuaca sulit diprediksi, Kaspono memperkirakan jika debit air di Waduk Kedung Ombo pada MT I, dipastikan cukup untuk mengairi lahan pertanian di sejumlah daerah. Sebab, diperkirakan elevasi atau ketinggian air dari permukaan air laut, di Waduk Kedungombo, mencapai angka 89 meter.

”Pada saat dialirkan ke areal pertanian pada MT I awal September 2010 mendatang, diperkirakan relesnya mencapai 65 meter kubik per detik,” paparnya.

Selain itu, lanjut dia, penghentikan pasokan ini bertujuan untuk penghematan air, guna persiapan mengawali MT I yang diprediksi akan berlangsung pada awal September 2010 mendatang. ”Setidaknya petani tidak terlambat mengawali musim tanam akibat keterbatasan air di waduk. Sehingga produktivitas tanaman padinya dapat dimaksimalkan,” ujarnya.

Setelah dihentikan, menurut Kaspono, suplai air dari Waduk Kedung Ombo diprioritaskan untuk kebutuhan PDAM dan PLTA. ”Kami berharap petani bisa memaklumi kondisi yang ada karena untuk kebaikan semuanya,” imbuhnya.

Sumber: Jawa Pos Radar Kudus

Posted in: Berita